Rabu, 27 Juli 2016

25 Juli 2016

Hidup memang seperti ini bukan,
Tak mudah, butuh perjuangan.
Tak selamanya berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Selalu ada yang harus dilewati, dilalui.

Setiap orang aku meyakini,
Ada saat dimana ingin mengakhiri semuanya.
Ingin berhenti, ingin menghindar.
Lelah akan semua yang terjadi,

Setiap orang walau sepintas, pasti memikirkannya.
Ahk, ayo akhiri semuanya,
Aahh aku tidak ingin lagi bangun esok pagi,
Aaahhkk mengapa semua ini seperti mimpi.

Tapi apakah kau melakukannya?
Tidak, karena kau tau itu salah.
Karena kau tau itu tidak benar.
Karena kau tau kau akan lebih menyakiti semuanya.

Kalian pasti tau,
Setiap orang memiliki masalah mereka sendiri.
Tapi tetap berfikir bahwa hidup mereka lebih mudah.
Jangan menyepelekan kehidupan orang lain.

Mereka juga sama menderitanya, atau mungkin lebih parah.
Mereka mungkin sama sakitnya, atau mungkin lebih sakit.
Mereka mungkin tak tau apa yang harus mereka lakukan.
Kalian tak akan pernah tau seberapa seringnya mereka menangis dimalam hari.

Apakah mereka terlihat lebih ceria?
Apakah mereka terlihat amat bahagia?
Apakah mereka terlihat selalu membuat lelucon akan semuanya?

Karena hanya itu yang dapat mereka lakukan.
Karena mereka lelah menangisi hidup mereka saat tak ada orang lain.
Karena mereka butuh tertawa untuk melupakan semuanya walau sesaat.

Jadi berhenti menganggap hidup orang lain mudah.
Berhenti menganggap remeh hidup orang lain.
Berhenti mengeluh masalah kalian didepan mereka.
Cobalah buat mereka mau membagi kisahnya pada kalian.

Beberapa orang diantara mereka juga butuh mengeluh.
Tapi bagaimana mereka bisa menceritakan masalahnya ketika kalian mengeluh didepannya?
Orang – orang seperti mereka juga butuh hiburan.
Tapi bagaimana mereka bisa terhibur jika hanya mereka seorang yang menghibur?

Cobalah sesekali kalian bertanya,
Mengapa orang seperti mereka dapat selalu seceria itu?
Mengapa orang seperti mereka terlihat selalu bahagia?
Satu yang pasti. Mereka tak akan bisa menjawabnya!

Sabtu, 30 April 2016

30 April 2016



Banyak orang yang tidak tau apa itu menghargai,
Atau banyak orang yang terlalu berfikir rumit mengenai bagaimana cara menghargai,
Atau banyak orang yang sangat ingin dihargai orang lain hingga lupa menghargai orang lain,
Tak perlu menyanjung, orang tak butuh disanjung,
Tak perlu memuji, sebagian orang tak butuh pujian,
Sikap, kata, ucapan.. Mereka butuh dihargai,

Bagaimana bisa mereka menyukaimu ketika bahkan kamu tidak tau cara berucap yang baik,
Ketika kau hanya berbicara tanpa berfikir tentang perasaan orang lain,
Bagaimana bisa mereka mendengarkanmu dengan baik,
Apa yang menurutmu sesuai, belum tentu bagi lawan bicaramu,

Mungkin kau memiliki prinsip “jangan dengarkan kata orang, jadilah dirimu sendiri”
Hei... itu prinsip untuk dirimu sendiri!
Tidak berlaku ketika kau berhubungan dengan orang lain!
You know? Manusia makhluk sosial.. Mereka membutuhkan orang lain!

Jika kau tetap gunakan prinsipmu dalam memperlakukan orang lain.
Hidup saja di Goa dan berbicaralah pada bebatuan disana,
Yang tak akan merasakan sakitnya tidak dihargai,
Yang tidak peduli bagaimana kau memperlakukan mereka,

Entah bagaimana cara merubah orang yang kita hormati menjadi lebih baik. Ketika aku bahkan tidak memiliki emosi yang stabil. Banyak orang yang tidak berfikir bagaimana memperlakukan orang dengan baik agar orang merasa dihargai. Apa ada cara merubah mereka? Hanya berbicara tidak membantu apapun. Hanya diam akan menyakiti yang lain.  Ketika nanti aku mulai lelah, yang akan aku lakukan hanyalah pergi, tidak perlu melihat cara bicara orang yang kasar dan menyulut emosi itu, dan tak perlu melihat orang yang tersakiti karna ucapakn orang itu. Egois bukan? Biarlah .. Sebelum aku merasa lelah dengan ini semua semoga ada solusi yang terbaik untuk mereka.

Jumat, 01 April 2016

01 April 2016


Beberapa hari ini aku belajar,
Bagaimana seseorang harus berubah,
Bukan mengenai seberapa baik dia berubah,
Bukan sekedar seberapa banyak dia berbuat baik.

Ini mengenai hidup,
Bagaimana seseorang harus memperbaiki hidupnya,
Bukan hanya sikap, sifat dan karakter,
Tapi tentang apa yang ia jalani,

Seperti,
Kau hanya duduk diam padahal waktu terus berlalu,
Atau,
Kau hanya tidur terlelap padahal hari terus berganti,

Setiap hari umurmu bertambah,
Setiap waktu daya tahanmu menurun,
Setiap detik banyak hal baru disekelilingmu.
Setiap menit kau menghabiskan waktumu.

Apa hanya untuk kesia – siaan saja?
Apa yakin kau tak akan menyesal?

Jika kau hanya jalan ditempat yang sama,
Apa yang akan kau capai?
Jika kau hanya merenungi nasibmu,
Apa yang akan berubah?

01 April 2016
Tidak ada kata terlambat untuk memulai,
Lakukan apapun yang kau bisa,
Lakukan apapun yang kau inginkan,

Apapun itu berhasil atau gagal kau telah mencoba,
Entah memperbaiki sikapmu, hidupmu, nasibmu atau keadaanmu,
Jangan terlalu memikirkannya, jalani terus hadapi semuanya,
Setidaknya hidupmu tidak akan terus diwarna yang sama,

Seperti kata albert einstein,
“Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan adalah orang yang tidak pernah mencoba sesuatu yang baru”

Rabu, 16 Maret 2016

16 Maret 2016

Seperti biasa,
Tak ada yg spesial,
Tak ada yg berarti,
Setiap kali aku mengetik disini,
Yang terpikirkan adalah sebuah keluhan.

Entah berapa banyak teman yg ku punya,
Entah berapa kali aku tertawa,
Tak akan merubah apapun.
Tak akan pernah ada yg peduli.

Dua orang yang selalu aku percaya dan selalu disisiku,
Perlahan mereka menjauh.
Hal yg tak pernah ku fikirkan adalah
Mereka memiliki kehidupan mereka sendiri,
Tak selamanya mereka akan mendengarkanku.

Bahkan aku terlalu manja untuk memikirkannya
Terlalu kekanakan untuk mengerti semuanya.

Ketika mereka bahagia dengan apa yg mereka lakukan
Aku sedang sibuk memikirkan apa yg akan aku lakukan

Ketika mereka menjalani apa yg sedang mereka inginkan
Aku sibuk memikirkan bagaimana caranya untuk pergi

Ahkkk
Semakin hari tak ada sesuatu hal yg kusuka
Semakin hari rasanya aku ingin pergi
Menginggalkan semuanya
Enyah dari sini

Apa ini mimpi buruk?
Rasanya aku ingin bangun,
Perasaan apa ini,
Terasa luka walau tak dilukai
Terasa sakit walau tak ada yg menyakiti

Ya inilah kenyataannya
Aku hanya manusia lemah
Yg mencoba bahagia di kebahagiaan orang lain
Yg diam diam menangis entah apa yg ditangisi

Rabu, 09 Maret 2016

08 Maret 2016

Hanya karena mereka mengenalku,
Apa mereka berarti mengerti diriku?
Entah apa yang sedang terfikirkan.
Aku hanya menjadi lebih sensitif.

Dikepalaku hanya seperti,
Ahkk ayo pergi !
Ahk lebih baik kau tak disini!
Bukankah lebih baik menghilang?
Enyahlah tak akan ada yg peduli.

Ketika mereka berarti untukku,
Apa arti diriku untuk mereka.
Mengapa setiap kata yg terdengar hanya seperti menyakitiku?

Aaaa apa aku sedang mengeluh?
Bagaimana bisa?
Seseorang yg terlihat penuh dengan semangat dan harapan sepertiku mengeluh seperti gadis lemah.

Ya tuhan... Aku.........
Mengapa semakin hari aku merasa semakin lelah
Mengapa semakin berlalunya waktu aku semakin ingin mengeluh
Mengapa rasanya ingin aku mengakhiri semuanya.

Mengapa tak ada orang yg bisa kupercaya
Untuk melepas semuanya
Tak adakah seseorang yg bisa ku minta pertolongan untuk membagi ini semua?

Aku lelah menangis sendirian.
Aku lelah melihat orang2 menganggap hidupku mudah
Aku lelah dengan ini semua
Hidupku keluargaku keadaanku

Ahkkkk ini seperti tak berarti apapun !

Jumat, 19 Februari 2016

19 02 2016

Hey !!!
Menangis tidak akan menyelesaikan masalahmu!
Itu hanya akan membuat mu lemah!
Terlihat bodoh dan nampak konyol !

Hanya kau yang tau apa masalahmu.
Orang lain tak akan menyelesaikannya untukmu.
Mereka hanya bisa mendengar apa yang kau ceritakan, dan itu hanya kesia2an !

Berhentilah membuang waktu mu!
Apa kau hanya akan menjadi pengecut dengan lari dari masalahmu?
Itu hanya akan menumpuk dan terus menumpuk.
Dan tetap menjadi masalah.

Jika kau memang sangat lelah,
Menangislah sesekali hanya sesekali
Jangan meratapinya hingga orang lain merasa iba.
Kau harus terlihat tangguh dan tetap tangguh.

Dengar!
Tidak ada yang dapat dipercaya.
Untuk masalahmu percayakan itu pada dirimu sendiri.
Kamu kuat! Kamu tangguh! Kamu hebat!

Selalu ingat!
Bukan hanya kau yg memiliki masalah.
Orang lain juga!
Jadi atasilah sendiri!

Senin, 11 Januari 2016

Lopppphh You Guys !!!



Indah bukan?
Kesedihan dan kebahagiaan selalu datang 1 paket,
Ketika aku hanya bisa berharap
Hal lain muncul dengan lebih baik

Memiliki teman baik memang menyenangkan,
Memiliki teman2 yang baik lebih menyenangkan,

Terimakasih untuk kuenya yg mengharukan,
Terimakasih untuk niat baik dan usahanya,
Terimakasih telah ngebuat gue merasa beruntung,

Walau kita ga intens ketemu, Sayang kalian tanpa jaim!!!
Konyolnya kalian, begonya kalian, pe.anya kalian apapun kalian sayang banget sama kalian,


Terimakasih
Siti Ginarsih
Meinda Areza
Nila Ayu Sartika

Dan kamu juga yang biasa jadi bahan bulyan tersayang
Riama

Lophhhhhhh kalian selau,

09 january 2015
Ttd
Manusia beruntung
PNES

11 Januari 2016 01.15

Butuh bersandar,
Butuh bercerita,
Butuh pundak,

Ingin menangis tapi entah apa yg ditangisi,
Ingin berteriak entah apa yg dikatakan,
Hanya ingin melepaskan semuanya,
Entah mengapa terasa sangat melelahkan,

Minggu, 10 Januari 2016

10 Januari 2016 00.44

Lupakan, lupakan, lupakan,
Mengapa harus begitu sedih,
Kau terlalu memikirkan hal2 yang bahkan tak orang lain fikirkan,

Cukup! Nikmati waktumu!
Lihat temanmu yang lain!
Yang berkorban walau kau hanya duduk diam,
Yang merangkulmu walau kau abaikan,
Yang menghibur dan selalu menguatkanmu!

Mulai semua hal baru!
2016 21 tahun!
Lupakan mereka yang mengabaikanmu!
Mereka memiliki hidup mereka sendiri!
Kaupun harus begitu!

Bersenang senanglah tanpa beban!
Jika kau tak melupakannya lukamu akan terus semakin besar!
Kau tau? Itu akan buruk!

Mereka yang lain butuh ceriamu!
Siapa orang2 itu yg bisa membuatmu bungkam?
Hatimu tak serapuh itu!
Walau rapuh kuatlah dan lupakan!

Memikirkan hal hal yang menyakitkan hanya membuatmu lelah!
Selalu berharap akan terus membuatmu kecewa!
Kau terlalu bodoh! Terlalu naif!

Sabtu, 09 Januari 2016

09 Januari 2016

Terlalu berharap memang akan menjadi lebih kecewa,
Entah apa yang dilakukan,
Hentikan semuanya,
Tak perlu hebat, kecil tapi tepat itu lebih baik.

Jumat, 08 Januari 2016

24 September 2015

Aku hanya akan menjadi diam

Bungkam, Pergi, menyendiri

Memperbaikinya sendiri


Aku hanya seorang rapuh

Yang tanpa kata kembali

Menghapus luka hati yg orang lain perbuat

Lalu kembali seolah tak ada apapun yg terjadi


Apa aku bukan manusia?

Apa aku terlihat tidak membutuh orang lain?

Apa aku terlihat seperti orang yang tak punya hal2 untuk difikirkan?

Apa aku sekuat dan setegar itu?


Apa menangis butuh alasan?

Apa tidak bisa hanya karena aku merasa lelah dengan semuanya?

Apa aku harus terus tertawa dan membuat orang lain tertawa bahkan saat aku butuh bersandar?


Sudahlah lupakan,
Ini hanya omong kosong bukan?
Ini hanya akan jadi masalalu yg terlupakan?
Aku terima. Terimakasih


24 09 2015  PNES