Haii my reader,
mungkin ga ada yang read blog gue juga.
I know.
Tapi tempat ini adalah tempat yang dengan nyaman bisa gue ungkapin seluruh unek2 dihati gue.
apapun. Walau cuma lewat kata2 ga penting, setidaknya gue bisa dengan mudah menyalurkan apa yang ga bisa gue salurkan ke orang2.
You know, what the most hurting moment.
Saat elu tau elu bukan prioritas untuk siapapun.
Dan elu mengetahui segalanya bersamaan dengan segala masalah yang elu hadapin.
Keluarga, pertemanan, keadaan, sekitaran~
That really breaking your heart.
i'm just selfish person, yes i know.
Gue akan sangat terluka ketika kita sudah dengan hebatnya membuat janji untuk bertemu tapi dibatalkan dengan janji yang lain. Itu bentuk bahwa elo bukan prioritas bagi orang itu.
Gue akan sangat mudah terluka ketika gue mengalami penolakan,
entah ajakan atau apapun itu
Gue akan mudah kecewa saat fokus orang gak ke gue saat kita lagi hangout sama2 atau cuma sekedar keluar buat makan
Ketika orang lain yang gue anggep bisa gue percaya tapi ga coba dengerin cerita gue yang coba gue keluhkan
dan itu alasan2 kenapa gue ga banyak berteman.
karena gue tau semakin gue banyak temen semakin gue mudah tergantung sama orang itu dengan sifat egois gue inidan semakin gue banyak bergantung sama orang akan lebih banyak dikecewakan gue nantinya.
Jarang orang tau karakter gue seperti apa,
Orang2 pikir gue anak supel yang mudah bergaul dan ketawa bareng orang2 yang baru gue kenal.
But that's it.
Gue ga pernah coba menjalin hubungan lebih dari ngobrol sekedar temen.
gue ga mudah ngechat orang duluan,
gue ga mudah cari memulai pembicaraan2 ga penting,
Dan saat ini ketika semua hal dateng berbarengan gue jadi mulai sering nangis sendiri,
Temen2 yang gue percaya udah ngejalanin kehidupan baru mereka masing2,
Keluarga gue yang mulai lebih sering menyakiti hati gue ketimbang menenangkan,
kata2 penenang dari orang2 yang ga tau masalah gue yang nambah luka dihati gue,
Rumah yang bukan lagi jadi tempat ternyaman.
terus gue harus apa ?
seberapa seringnya gue mikir gue bisa sendirian di dunia ini,
gue akan bisa mungkin gue mampu~
tapi ga disekitar orang2 yang sebenarnya kenal gue tapi mengabaikan keberadaan gue.
yang ngebuat gue bertekat untuk menghilang dari orang2 ini,
yang ngebuat gue bertekat untuk ngebuat jalan gue sendiri.
and now
I will only love my self.
mungkin ga ada yang read blog gue juga.
I know.
Tapi tempat ini adalah tempat yang dengan nyaman bisa gue ungkapin seluruh unek2 dihati gue.
apapun. Walau cuma lewat kata2 ga penting, setidaknya gue bisa dengan mudah menyalurkan apa yang ga bisa gue salurkan ke orang2.
You know, what the most hurting moment.
Saat elu tau elu bukan prioritas untuk siapapun.
Dan elu mengetahui segalanya bersamaan dengan segala masalah yang elu hadapin.
Keluarga, pertemanan, keadaan, sekitaran~
That really breaking your heart.
i'm just selfish person, yes i know.
Gue akan sangat terluka ketika kita sudah dengan hebatnya membuat janji untuk bertemu tapi dibatalkan dengan janji yang lain. Itu bentuk bahwa elo bukan prioritas bagi orang itu.
Gue akan sangat mudah terluka ketika gue mengalami penolakan,
entah ajakan atau apapun itu
Gue akan mudah kecewa saat fokus orang gak ke gue saat kita lagi hangout sama2 atau cuma sekedar keluar buat makan
Ketika orang lain yang gue anggep bisa gue percaya tapi ga coba dengerin cerita gue yang coba gue keluhkan
dan itu alasan2 kenapa gue ga banyak berteman.
karena gue tau semakin gue banyak temen semakin gue mudah tergantung sama orang itu dengan sifat egois gue inidan semakin gue banyak bergantung sama orang akan lebih banyak dikecewakan gue nantinya.
Jarang orang tau karakter gue seperti apa,
Orang2 pikir gue anak supel yang mudah bergaul dan ketawa bareng orang2 yang baru gue kenal.
But that's it.
Gue ga pernah coba menjalin hubungan lebih dari ngobrol sekedar temen.
gue ga mudah ngechat orang duluan,
gue ga mudah cari memulai pembicaraan2 ga penting,
Dan saat ini ketika semua hal dateng berbarengan gue jadi mulai sering nangis sendiri,
Temen2 yang gue percaya udah ngejalanin kehidupan baru mereka masing2,
Keluarga gue yang mulai lebih sering menyakiti hati gue ketimbang menenangkan,
kata2 penenang dari orang2 yang ga tau masalah gue yang nambah luka dihati gue,
Rumah yang bukan lagi jadi tempat ternyaman.
terus gue harus apa ?
seberapa seringnya gue mikir gue bisa sendirian di dunia ini,
gue akan bisa mungkin gue mampu~
tapi ga disekitar orang2 yang sebenarnya kenal gue tapi mengabaikan keberadaan gue.
yang ngebuat gue bertekat untuk menghilang dari orang2 ini,
yang ngebuat gue bertekat untuk ngebuat jalan gue sendiri.
and now
I will only love my self.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar